RF Bench

SWR & Return Loss

Hitung SWR, return loss, dan daya yang terpantul dari pembacaan wattmeter, impedansi, atau SWR langsung.

Input

W
W
Nilai umum dibaca dari directional wattmeter/power meter di jalur antena.
Ω
Ω
Ω
W
Daya referensi cuma buat estimasi Watt terpantul, tidak memengaruhi nilai SWR.
: 1
W

Hasil

SWR
Koefisien refleksi (Γ)
Return Loss
Daya terpantul
Estimasi daya hilang

Panduan Cepat Baca SWR

SWRReturn LossDaya TerpantulStatus
1.0 : 10%Sempurna
1.5 : 1~14 dB~4%Bagus
2.0 : 1~9.5 dB~11%Masih aman
3.0 : 1~6 dB~25%Perlu perhatian
5.0 : 1~3.5 dB~44%Buruk
10.0 : 1~1.7 dB~67%Berisiko rig
Basis perhitungan: koefisien refleksi Γ = √(Pref / Pfwd) (mode daya) atau Γ = |Z − Z0| / |Z + Z0| (mode impedansi). Dari Γ: SWR = (1+Γ) / (1−Γ) dan Return Loss (dB) = −20 × log₁₀(Γ).

Kebanyakan transceiver modern otomatis foldback (menurunkan daya) begitu SWR melewati ambang tertentu (umumnya sekitar 2:1–3:1) buat melindungi final amplifier. SWR tinggi terus-menerus juga bikin sebagian daya jadi panas di kabel/konektor, bukan cuma soal transfer daya ke antena.