Hitung ukuran delta loop full-wave buat band terendah, biar bisa dipakai 80m sampai 10m pakai ladder line + tuner.
Parameter
MHz
160m80m40m
Loop dipotong full-wave (1λ) di band ini. Band di atasnya otomatis ikut terjangkau sebagai loop multi-gelombang, asal dimatch pakai tuner.
0.98
Kawat tembaga loop biasa ~0.96–0.98.
Feed apex → polarisasi lebih vertikal, cenderung omnidirectional. Feed sudut bawah/sisi → polarisasi lebih horizontal, sedikit terarah.
Hasil Perhitungan
Total Keliling Loop
–m
– ft
Panjang per sisi (segitiga sama sisi)
–
Per sisi (feet)
–
Perkiraan tinggi apex (jika sama sisi)
–
Ilustrasi delta loop + feeder (tidak berskala)
Cakupan Band 80m – 10m
Band
Freq (MHz)
≈ Jml λ Loop
Status
Basis perhitungan: rumus klasik loop full-wave Keliling (ft) = 1005 × VF / f(MHz), dipotong buat band terendah yang mau dijangkau (biasanya 80m). Panjang per sisi = keliling ÷ 3 (asumsi segitiga sama sisi sebagai titik awal — bentuk aktual di lapangan boleh disesuaikan sama kondisi tiang/pohon, asal total panjang kawat tetap sama).
Kenapa bisa dipakai 80m sampai 10m? Loop yang dipotong full-wave di 80m otomatis jadi loop 2λ di ~40m, 4λ di ~20m, dst — jadi bukan resonan sempurna di semua band. Solusinya: feed loop pakai ladder line / open wire feeder ke tuner (ATU) simetris (bukan langsung ke koaks 50Ω), karena impedansi feed-nya berubah-ubah drastis antar band (bisa dari puluhan sampai ribuan ohm). Tuner yang nge-handle matching-nya di tiap band, bukan si antena sendiri.
Panjang ladder line: pilih panjang yang bukan kelipatan setengah gelombang persis di salah satu band yang mau dipakai, biar tuner nggak ketemu impedansi ekstrem yang di luar jangkauannya. Praktik umum: pakai panjang ganjil/non-resonan (misal di kisaran 18–25 meter), lalu uji coba di semua band — kalau di satu band tuner susah match, coba ubah sedikit panjang feeder-nya.