Hitung panjang elemen antena dipole atau inverted-V berdasarkan frekuensi resonansi target.
Parameter
MHz
Frekuensi tengah band/segmen yang mau dituju.
160m80m40m30m20m17m15m12m10m
Konfigurasi
Faktor Kecepatan (Velocity Factor)
0.95
Kawat tembaga biasa ~0.95–0.98. Nilai 1.00 = rumus teoritis murni tanpa koreksi kawat.
Penyesuaian Inverted-V
3%
Sudut apex inverted-V (biasanya 90°–120°) sedikit menggeser resonansi. Aturan praktis: mulai dengan tambahan panjang ini, lalu trim bertahap sambil ukur SWR di lapangan.
Hasil Perhitungan
Panjang Total Elemen
–m
– ft
Panjang per kaki (leg)
–
Per kaki (feet)
–
Rumus dasar (VF=1.00, referensi)
–
Ilustrasi bentuk elemen (tidak berskala)
Basis perhitungan: rumus klasik Panjang total (ft) = 468 × VF / f(MHz), lalu dibagi dua buat panjang tiap kaki dari titik feed point ke ujung. Angka 468 sudah memasukkan koreksi empiris umum untuk kawat dipole setengah gelombang (bukan murni 492 teoritis untuk konduktor tanpa akhir/end-effect).
Inverted-V: karena kedua kaki menekuk ke bawah membentuk sudut apex, panjang resonansinya sedikit berbeda dari dipole datar sempurna — variasinya tergantung sudut & tinggi pemasangan, jadi angka pasti sulit digeneralisasi. Praktik umum: potong kawat sedikit lebih panjang dari hasil hitung, pasang, ukur SWR/analyzer, lalu trim bertahap (potong sedikit demi sedikit) sampai resonan di frekuensi target — jangan potong sekaligus pas presisi, karena kawat yang kependekan harus disambung lagi.
Faktor lain yang menggeser resonansi aktual: tinggi antena dari tanah, benda di sekitar (pohon, bangunan, kabel lain), jenis kawat, dan ground conductivity — kalkulator ini titik awal yang baik, bukan angka final.